English Versity membantu pencari kerja memilih TOEFL ITP atau TOEIC berdasarkan kebutuhan lamaran, bukan asumsi mana yang lebih bergengsi. TOEFL ITP lebih berorientasi pada kemampuan akademik, sedangkan TOEIC lebih dekat dengan konteks bahasa Inggris di tempat kerja. Namun, requirement employer tetap menjadi penentu utama.
TOEFL ITP vs TOEIC untuk lamaran kerja pilih yang mana?
Jawaban paling aman adalah memilih tes yang diterima atau diminta perusahaan tujuan. Jika lowongan menyebut TOEFL ITP, gunakan TOEFL ITP; jika menerima TOEFL/TOEIC/IELTS, pilih dokumen yang paling efisien dan sesuai target skor.
Jangan memilih tes hanya karena satu jenis terasa lebih populer. Dalam rekrutmen, kecocokan dengan requirement sering lebih penting daripada preferensi pribadi.
Perbedaan utama TOEFL ITP dan TOEIC
Keduanya sama-sama mengukur kemampuan bahasa Inggris, tetapi desain penggunaannya berbeda. Perbedaan ini memengaruhi jenis latihan dan konteks kemampuan yang diuji.
| Aspek | TOEFL ITP | TOEIC Listening & Reading |
|---|---|---|
| Orientasi utama | Academic English | Workplace English |
| Bagian tes utama | Listening, Structure and Written Expression, Reading | Listening dan Reading |
| Konteks bahasa | Akademik dan institusional | Situasi kerja, bisnis, dan komunikasi profesional |
| Skala skor | 310–677 untuk Level 1 | 10–990 untuk Listening & Reading |
| Penggunaan di lowongan | Sering muncul pada program yang menerima skor TOEFL | Sering muncul pada employer yang menilai workplace English |
TOEFL ITP lebih dekat dengan Academic English
ETS menjelaskan TOEFL ITP sebagai assessment yang mengukur kemampuan bahasa Inggris akademik pada Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension. Karena itu, pola soalnya lebih dekat dengan penggunaan bahasa pada lingkungan akademik dan institusional.
Untuk detail resmi format dan scoring, rujuk halaman TOEFL ITP ETS.
TOEIC lebih dekat dengan Workplace English
TOEIC Listening and Reading dirancang untuk mengukur kemampuan memahami bahasa Inggris dalam konteks kerja internasional. Materinya berhubungan dengan komunikasi profesional, aktivitas bisnis, percakapan kerja, pengumuman, email, dan dokumen yang lebih dekat dengan lingkungan kantor.
ETS menjelaskan fungsi tersebut pada halaman TOEIC Listening and Reading.
Apakah TOEIC otomatis lebih cocok untuk semua lamaran kerja?
Tidak. Walaupun TOEIC memang berorientasi pada workplace English, employer tetap dapat memilih TOEFL ITP sebagai requirement administratif.
Karena itu, jangan menyimpulkan bahwa “lamaran kerja = TOEIC”. Banyak perusahaan Indonesia menerima beberapa jenis tes atau justru menyebut TOEFL sebagai salah satu ambang kemampuan bahasa.
Apakah TOEFL ITP masih relevan untuk perusahaan swasta?
Ya, jika employer menerimanya. TOEFL ITP tetap muncul dalam requirement berbagai graduate program dan rekrutmen di Indonesia.
Sebagai contoh, Danamon Bankers Trainee mencantumkan minimum TOEFL 500, IELTS 6, atau TOEIC 550. Artinya, perusahaan tidak selalu memaksa satu jenis tes selama kandidat memenuhi salah satu opsi yang disebut.
Pada Indocement Management Trainee 2027, requirement resmi menyebut TOEFL minimal 500 atau TOEIC minimal 600 dengan sertifikat yang masih berlaku. Ini menunjukkan bahwa perusahaan dapat menerima keduanya dengan ambang yang berbeda.
Gunakan wording lowongan sebagai decision rule
Daripada bertanya “mana yang lebih bagus?”, ubah pertanyaannya menjadi “mana yang diterima oleh lowongan yang saya target?”.
Jika lowongan menulis TOEFL ITP minimal 500
Gunakan TOEFL ITP jika itu jenis tes yang memang diminta. Jangan mengganti dengan TOEIC hanya karena orientasinya lebih workplace, kecuali lowongan secara eksplisit menyatakan TOEIC diterima sebagai alternatif.
Jika lowongan menulis TOEIC minimal 600
Gunakan TOEIC atau tes lain yang disebut sebagai ekuivalen. Jangan mengunggah TOEFL ITP jika employer tidak mencantumkannya.
Jika lowongan menerima TOEFL, TOEIC, atau IELTS
Pilih sertifikat yang sudah Anda miliki dan masih valid terlebih dahulu. Mengambil tes baru tidak selalu memberikan keuntungan bila salah satu dokumen yang diterima sudah memenuhi skor minimum.
Jika lowongan hanya menulis “English proficiency”
Jangan otomatis mengambil salah satu tes. Periksa apakah employer meminta sertifikat, skor minimum, atau hanya menguji bahasa Inggris melalui assessment dan wawancara.
Mana yang lebih baik untuk fresh graduate?
Tergantung target employer. Fresh graduate yang melamar graduate program, management trainee, atau posisi entry-level sebaiknya mengaudit pola requirement dari beberapa perusahaan target sebelum memilih tes.
Jika mayoritas target menerima TOEFL ITP, mengambil TOEFL ITP lebih efisien. Jika banyak target menggunakan TOEIC atau role Anda sangat dekat dengan komunikasi profesional, TOEIC bisa lebih relevan.
Mana yang lebih baik untuk Management Trainee?
Tidak ada standar tunggal. Sebagian program trainee menerima TOEFL, TOEIC, atau IELTS, sementara program lain hanya menilai English proficiency dalam proses seleksi.
Untuk framework yang lebih spesifik, baca panduan TOEFL ITP untuk Management Trainee. Artikel tersebut membahas cara membaca wording lowongan MT tanpa mengasumsikan semua program sama.
Mana yang lebih baik untuk posisi yang banyak komunikasi bisnis?
TOEIC secara desain lebih dekat dengan konteks workplace. Karena itu, kandidat yang menargetkan role dengan komunikasi bisnis internasional dapat memperoleh latihan yang lebih kontekstual dari TOEIC.
Namun, keputusan administratif tetap harus mengikuti employer. Jika perusahaan meminta TOEFL ITP, orientasi workplace TOEIC tidak otomatis membuatnya dapat menggantikan requirement.
Jangan membandingkan angka skor secara mentah
Skor TOEFL ITP dan TOEIC menggunakan skala berbeda. TOEFL ITP Level 1 memakai skala total 310–677, sedangkan TOEIC Listening & Reading memakai skala 10–990.
Karena itu, angka 550 pada TOEFL ITP tidak berarti sama dengan 550 pada TOEIC. Gunakan tabel minimum atau ekuivalensi yang disediakan employer jika tersedia.
TOEFL ITP vs TOEIC berdasarkan tujuan karier
Gunakan tabel ini sebagai filter awal, lalu verifikasi kembali ke lowongan aktif.
| Tujuan | Pilihan awal | Catatan |
|---|---|---|
| Employer eksplisit meminta TOEFL ITP | TOEFL ITP | Ikuti jenis tes yang diminta |
| Employer eksplisit meminta TOEIC | TOEIC | Ikuti jenis tes yang diminta |
| Employer menerima keduanya | Yang sudah dimiliki/lebih efisien | Bandingkan minimum score dan validity |
| Role banyak komunikasi workplace | TOEIC lebih kontekstual | Tetap cek requirement employer |
| Target juga mencakup kampus/beasiswa | TOEFL ITP bisa lebih serbaguna pada konteks tertentu | Cek acceptance masing-masing institusi |
| Tidak ada requirement sertifikat | Tidak perlu otomatis mengambil tes | Fokus pada assessment dan interview |
Framework 5 langkah memilih TOEFL ITP atau TOEIC
Gunakan langkah ini sebelum membayar tes.
1. Audit 5–10 lowongan target
Catat tes yang diterima, skor minimum, dan masa berlaku. Dengan data ini, Anda dapat melihat pola kebutuhan nyata.
2. Hitung berapa banyak employer yang menerima masing-masing tes
Jika 8 dari 10 target menerima TOEFL ITP dan hanya 3 menerima TOEIC, pilihan yang lebih efisien terlihat jelas. Sebaliknya, jika banyak role perusahaan multinasional menggunakan TOEIC, pertimbangannya bisa berubah.
3. Cek dokumen yang sudah Anda punya
Jika Anda sudah memiliki TOEIC yang valid dan memenuhi requirement, jangan mengambil TOEFL ITP baru tanpa alasan yang jelas.
4. Cek deadline rekrutmen
Waktu tes dan penerbitan hasil dapat menentukan pilihan. Sertifikat yang ideal tetapi terlambat tidak membantu pada lowongan yang akan segera ditutup.
5. Pilih tes dengan coverage tertinggi
Pilih tes yang memenuhi jumlah target employer paling banyak dengan biaya, waktu, dan masa berlaku yang masuk akal untuk rencana karier Anda.
Kesalahan paling umum saat memilih TOEFL ITP atau TOEIC
Kesalahan biasanya muncul karena kandidat memilih tes berdasarkan persepsi, bukan evidence dari lowongan.
- Menganggap TOEIC selalu lebih baik karena konteksnya workplace.
- Menganggap TOEFL ITP hanya untuk kuliah sehingga tidak berguna untuk kerja.
- Membandingkan skor TOEFL dan TOEIC secara langsung tanpa ekuivalensi.
- Mengambil tes baru padahal sertifikat yang ada sudah diterima.
- Mengabaikan masa berlaku sertifikat.
- Mengandalkan requirement lowongan lama.
- Memilih tes sebelum mengaudit perusahaan target.
Checklist sebelum menentukan tes
Checklist ini membantu memastikan keputusan Anda berbasis kebutuhan employer.
- ☐ Saya sudah membaca lowongan aktif, bukan screenshot lama.
- ☐ Saya tahu apakah employer meminta TOEFL ITP, TOEIC, atau menerima keduanya.
- ☐ Saya tahu minimum score masing-masing tes.
- ☐ Saya tahu bentuk dokumen yang harus diunggah.
- ☐ Saya sudah mengecek masa berlaku sertifikat.
- ☐ Saya sudah membandingkan minimal lima target employer.
- ☐ Saya sudah menghitung waktu tes terhadap deadline.
- ☐ Saya tidak mengambil tes baru bila dokumen yang ada sudah memenuhi requirement.
FAQ tentang TOEFL ITP vs TOEIC untuk lamaran kerja
Pertanyaan berikut menjawab keputusan yang paling sering muncul.
- Q: Lebih bagus TOEFL ITP atau TOEIC untuk kerja?
A: Tidak ada yang universal lebih bagus. TOEIC lebih berorientasi workplace, tetapi pilihan terbaik adalah tes yang diterima employer target. - Q: Apakah TOEFL ITP bisa untuk lamaran kerja?
A: Bisa jika perusahaan menerimanya. Sejumlah lowongan dan graduate program di Indonesia mencantumkan TOEFL sebagai salah satu bukti kemampuan bahasa. - Q: Apakah TOEIC lebih disukai perusahaan?
A: Tidak dapat digeneralisasi. Sebagian perusahaan menggunakan TOEIC, sebagian TOEFL, sebagian menerima beberapa tes sekaligus. - Q: Jika saya sudah punya TOEIC, apakah perlu TOEFL ITP?
A: Tidak jika target employer menerima TOEIC Anda dan skornya memenuhi minimum. - Q: Kalau lowongan tidak meminta sertifikat bahasa, perlu ambil tes?
A: Tidak otomatis. Periksa apakah kemampuan bahasa diuji dalam assessment atau interview.
Target perusahaan Anda menerima TOEFL ITP?
Jika hasil audit lowongan menunjukkan bahwa TOEFL ITP diterima atau lebih banyak digunakan oleh perusahaan target, cek jadwal TOEFL ITP online English Versity sebelum memilih tanggal tes. Jika Anda masih membangun strategi lamaran, baca juga panduan TOEFL ITP untuk Management Trainee agar keputusan tes mengikuti wording employer, bukan asumsi.
Sumber contoh employer: Danamon Bankers Trainee dan Indocement Management Trainee 2027.